Kamis, 29 Januari 2009

Tradisi remaja

valentine

Ada yang sedikit sakral saban tanggal 14 Febuari, bagi muda-mudi dewasa ini, siapa sih yang gak kenal dengan Valentine’s day? Yup betul mereka –yang merayakan- mendaulat Valentine days sebagai hari kasih sayang, walaupun dalam kamus bahasa manapun kita gak akan nemuin arti Valentine’s day sebagai hari kasih sayang.

· Terus dari mana atuh valentine day nyambungnya dengan hari kasih sayang.?

· Dari mana akarnya perayaan Valentine-an?

JAWABANYA:

· Salah satu sejarah populer mengungkapkan valentine’s day merupakan sebuah perayaan untuk menghormati kematian seorang pendeta kristen yang beragama Nasrani Santo Valentino, pendeta tersebut mempunyai anjuran kepada muda-mudi untuk kawin muda dan ia juga melindungi orang-orang yang lagi kasmaran (pacaran).

Setelah kematian pendeta Santo Valentino, saban tahun tepat tanggal 14 Febuari, banyak para pengikutnya dan orang-orang yang sedih karena kematiannya memperingati hari kematiannya. Setiap tahun bergulir akhirnya berubahlah perayaan peringatan itu menjadi perayaan sakral yang bernama Valentine’s day

· Dari mana akarnya perayaan Valentine-an yang dirayainn oleh orang-orang barat sana, ko bisa sampai ke sini dan masyarakat indonesiapun ikut ngerayainnya?

Jawabannya adalah arus globalisasi. globalisasi adalah upaya pengglobalan atau penyatuan segala aspek kehidupan sehingga menjadi sama dan seragam tanpa ada perbedaan.

Begitu juga dengan Valentine’s day merupakan “buah tangan” dari globalisasi, seiring arus globalisasi yang semakin deras, yang mana media-media menjadi tunggangannya. Segala kebudayaan barat, mau yang baik ataupun yang tidak baik dengan mudah sekali masuk ke Indonesia dan diterima bahkan diikuti oleh masyarakat Indonesia

Karena pengaruh yang luar biasanya globalisasi itu Nicholas Negroponte dan Kenichi Ohmae menulis bahwa pengaruh dari globalisasi dimana bentuk negara kebangsaan akan “menguap” dan digantikan oleh sebuah negara ‘cyber’ internasional.

Dampak Negatif Meraykan “Valentine’s day”

Di antara para ulama zaman sekarang yang telah menjelaskan dampak negatif merayakan Valentine’s day adalah Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin. Adapun dampak negatif dan penyebab merayakan hari Valentine itu tidak boleh ialah alasan berikut:

  1. Valentine’s day merupakan hari raya bid’ah yang tidak ada dasar hukumnya dalam syari’at Islam.
  2. Merayakan Valentine’s day dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para shalafush shalih (para pendahulu kita dari kalangan para sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in) – semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak hal melakukan hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan gemar ikut-ikutan.
  3. Di antara dampak buruk lain bagi orang yang ikut serta merayakan Valentine’s day adalah ikut mempopulerkn ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam.
  4. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan merayakan Valentine’s day berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung, dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at sholatnya telah membaca ayat (artinya): “Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al-Fatihah: 6-7)

Prom Night

Sobat, ga ada catatan yang jelas soal asal muasal Prom Night. Acara ini udah dimulai sejak abad 20, sekitar tahun 1920 di beberapa kota kecil di Amrik. Prom ini dibikin oleh masyarakat setempat sebagai ajang mempertemukan cewek dan cowok yang beranjak dewasa. Ada statemen yang njelasin kalo prom night tuh momen terpenting kedua setelah perayaan Valentine’s Day.

Budaya kapitalis yang udah jadi lauk pauk kita seharĂ­-hari, bikin cepet penyebaran momen prom night. Walau masih dibalut budaya ketimuran.

Akibat yang timbul :

· Sejumlah penelitian yang dilakukan terhadap para remaja menunjukan kecenderungan revolusi perilaku remaja .

· hadir budaya mesum yang banyak menggoda remaja untuk jadi pemuja syahwat.

· Banyaknya media remaja yang getol menyajikan budaya Barat semakin mendekatkan remaja pada kehidupan serba boleh (permissif ) alias bebas berbuat selama nggak ganggu orang lain.

· pria hilang keperjakaannya pada usia 18 tahun dan wanita hilang keperawanannya pada usia 19 tahun.

· perilaku anak cewek yang doyan mengekspos daya tarik seksualnya, cara berpikir mayoritas remaja yang beorientasi seks, hingga ’perjuangan’ untuk melepaskan keperjakaan atau keperawanan saat prom night.

Kesimpulan:

Masuknya budaya luar lewat hiburan, bikin remaja kian bebas dalam berpacaran.

Berdasarkan penelitiannya, perilaku remaja laki-laki menjadi jauh lebih agresif dibandingkan dengan remaja perempuan. Mereka tak hanya terbiasa dengan ciuman bibir, tapi sudah berani melakukan hal-hal yang lebih jauh, mulai dari meraba dada, hingga akhirnya melakukan seks pranikah.

Rabu, 28 Januari 2009

GLOBALISASI

Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal.
Ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

Ciri globalisasi

Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/73/Cargo_ship_ready_for_scrapping.jpg/200px-Cargo_ship_ready_for_scrapping.jpg

http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png

Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia

  • Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya,

· Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional

· Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.

GLOBALISASI KEBUDAYAAN

Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan.

Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan

  • Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
  • Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
  • Berkembangnya turisme dan pariwisata.
  • Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
  • Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
  • Bertambah banyaknya event-event berskala global,

Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.

CARA NENGATASI GLOBALISASI:

  1. mengendalikan diri dari hal yang sangat mengerikan & jangan mengubah semua tatanan kehidupan dengan meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.
  2. Kita sebagai bangsa Indonesia sepantasnya dapat merespon kemajuan ini sebagai peluang yang baik. Dapat memampaatkan situasi ini didalam memenuhi kebutuhan hidup yang lebih baik dimana setiap orang diberi kesempatan dalam berkopetensi dan membuktikan pengetahuan serta kemampuannya.
  3. sebagai rakyat Indonesia yang terkenal dengan bangsa yang sopan santun, berbudi tinggi serta rakyat yang menjungjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara, hendaknya kita ambil sisi baiknya dari adanya pengaruh globalisasi didalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara


suara hati

kacau....
apa beda hati dan benang kusut
haya tolong yang ada disetiap susunan sel saraf otakku
aku ingin mandiri
aku tak ingin bergantung
aku tak ingin menyusahkan

tapi aku tak bisa hidup mandiri
setiap masalah pasti punya penyelesaian,
aku ingin menemukannya
tapi,
jalan yang mana yang ku tempuh
kiri atau kanan
depan atau belakang

TUHAN bantu hambamu...
TUHAN Engkau yang ku cinta
ENKAU yang dapat menolongku
ku tak dapat berbuat tanpa bantuan-Mu

metabolisme

Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Metabolisme merupakan modifikasi senyawa kimia secara biokimia di dalam organisme dan sel
Berdasarkan prosesnya metabolisme terbagi atas 2 yaitu:
A. KATABOLISME
Kabolisme adalah jalur yang menguraikan molekul kompleks menjadi senyawa sederhana mencakup:
A1. respirasi sel
Respirasi sel berlangsung didalam mitokondria melalui proses glikolisis, yakni proses pengubahan atom C6 menjadi C3. Dilanjutkan dengan proses dekarboksilasi oksidatif yang mengubah senyawa C3 menjadi senyawa C2 dan C1 (CO2). Kemudian daur krebs mengubah senyawa C2 menjadi senyawa C1(CO2¬).
Pada setiap tingkatan ini dihasilkan energy berupa ATP (adenosine Tri Phosphat) dan Hidrogen . hydrogen yang berenergi bergabung dengan akseptor hydrogen untuk dibawa ke transfer electron ; energynya dilepaskan dan hydrogen diterima oleh O2 menjadi H2O .
Didalam proses respirasi dihasilkan senyawa antara CO2 yang merupakan bahan dasarproses anabolisme.
Didalam proses respirasi sel bahan bakarnya adalah gula heksosa. Pembakaran tersebut memerlukan oksigen bebas, sehingga reaksi keseluruhan dapat ditukis sebagai berikut :
C6h12O6 + 6 CO2 ---------------- 6 CO2 + 6H2O + 675 kal
Dalam respirasi aerob. Gula heksosa mengalami pembongkaran dengan proses yang sangat panjang. Pertamakali glukosa sebagai bahan dasar mengalami fosfolarisasi, yaitu proses penambahan fosfat kepada molekul – molekul glukosa hingga menjadi fruktosa -1, 6 – difosfat. Pada fosforilasi , ATP dan ADP memgang peranan penting sebagai pengisi fosfat.
Adapun pengubahan fruktosa – 1 , 6 – dipospat hingga akhirnya menjadi CO2 dan H2O dapat dibagi menjadi empat tahap , yaitu glikolisis, reaksi antara (dekarboksilasi oksidatif), siklus krebs, dan transfer electron.

1. Glikolisis
Adalah rangkaian reaksi pengubahan molekul glukosa menjadi asam piruvat dengan menghasilkan NADH dan ATP.
Sifat – sifat glikolisis ialah:
a. Dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob
b. Dalam glikolisis terdapat kegiatan enzimatis dan AdenosineTrifosfat (ATP) serta Adenosine Difosfat (ADP)
c. ADP dan ATP berperan dalam pemindahan fosfat dari molekul satu ke molekul lainnya.

. Reaksi Antara
Setelah glikolisis terjadi reaksi antara. (dekarboksilasi oksidatif), yaitu pengubahan asam piruvat menjadi 2 asetil KoA sambil menghasilkan CO2 dan 2NADH2 yang reaksinya adalah :

2 NAD 2NADH2
2(C3H4O3) 2 (C3H3O) – KoA + 2CO2
Piruvat Asetil KoA

Perubahan asam piruvat menjadi asetil KoA merupakan persimpangan jalan untuk menuju berbagai biosintesis yang lain. Asetil KoA yang terbentuk kemudian memasuki siklus krebs.

3. Siklus Krebs ( Siklus Asam Sitrat)

Pada siklus krebs ini (terjadi dimatriks mitokondria) asetil KoA diubah menjadi KoA. Asetil KoA bergabung dengan asam oksaloasetat membentuk asam sitrat. KoA dilepaskan sehingga memungkinkan untuk mengambil fragmen 2C lain dari asam piruvat.
SIKLUS KREBS



gambar:siklus krebs2.jpg
Pembentukan asam sitrat terjadi diawal siklus krebs , sementara itu sisa dua karbon dari glukosa dilepaskan sebagai CO2.
Selama terjadi pembentukan – pembentukan , energy yang dibutuhkan dilepaskan untuk menggabungkan fosfat denga ADP membentuk molekul ATP.
Pada siklus krebs , pemecahan rantai karbon pada glukosa selesai, Jadi, sebagai hasil dari glikoslisis , reaksi antara dan siklus krebs adalah pemecahan satu molekul glukosa 6 karbon menjadi 6 molekul 1 karbon, selain itu juga dihasilkan 2 molekul ATP dari glikolisis dan 2 ATP lagi dari siklus krebs.
Perlu diingat bahwa tiap – tiap proses melepaskan atom hydrogen yang ditranspor ke sistem transport electron oleh molekul pembawa .

4. Sistem transport electron
Pada sistem transpor electron berlangsung pengepakan energy dari glukosa menjadi ATP.
Reaksi ini terjadi didalam membaran dalam mitokondria, hydrogen dari siklus krebs yang tergabung dalam FADH2dan NADH diubah menjadi elektorn dan proton.
Pada sistem transport electron ini, oksigen adalah akseptor electron yang terakhir , setelah menerima electron , O2 akan bereaksi dengan H+ membentuk H2O. pada sistem ini dihasilkan 34 ATP.
Jadi total ATP yang dihasilkan dari respirasi seluler adalah sebagai berikut:
Secara tidak langsung secara Lewat sistem transport elektron langsung
Glikolisis 2 NADH2 = 6 ATP 2 ATP
Reaksi antara 2 NADH2 = 6 ATP
Siklus Krebs 6 NADH2 = 18 ATP 2 ATP
2 FADH2 = 4 ATP
------------------------------------ ------------------
34 ATP 4 ATP

5. Respirasi Aerob dan Anaerob
Respirasi aerob adalah suatu proses pernapasan yang membutuhkan iksigen dari udara.
Ada beberapa tumbuhan yang kegiatan respirasinya menurun bila konsentrasi oksigen di udara dibawah normal, misalnya bayam, wortel dan bebrapa tumbuhan lainnya.
Respirasi anaerob dapat pula disebut fermentasi atau respirasi intramolekul. Tujuan fermentasi sama dengan respirasi aerob, yaitu mendapatkan energy. Hanya saja energi yang dihasilkan jauh lebih sedikit dari respirasi aerob.
Perhatikan reaksi dibawah ini!
Respirasi aerob :
C6H12O6 ---- 6 CO2 + 6 H2O + 675 kal + 38 ATP
Respiasi anaerob:
C6H12O6 ------ 2 C2H5OH + 2CO2 + 21 kal + 2 ATP
Pernapasan anaerob dapat berlangsung didalam udara bebas, tetapi proses ini tidak menggunakan O2 yang disediakan di udara. Fermentasi sering pula disebut sebagai peragian alcohol atau alkoholisasi.
Pada respirasi aerob maupun anaerob, asam piruvat hasil proses glikolisis merupakan substrat.
Perhatikan skema dibawah ini !

Respirasi aerob dan respirasi anaerob

a) Asam piruvat dalam respirasi anaerob



.

Metabolisme mencakup sintesis (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) molekul organik kompleks. Metabolisme biasanya terdiri atas tahapan-tahapan yang melibatkan enzim, yang dikenal pula sebagai jalur metabolisme. Metabolism total merupakan semua proses biokimia di dalam organisme. Metabolisme sel mencakup semua proses kimia di dalam sel. Tanpa metabolisme, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup.

B. ANABOLISME

Anabolisme adalah suatu peristiwa perubahan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks, nama lain dari anabolisme adalah peristiwa sintesis atau penyusunan. Anabolisme memerlukan energi, misalnya : energi cahaya untuk fotosintesis, energi kimia untuk kemosintesis.

. Fotosintesis
Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton.

Fotosintesis terjadi di kloroplast. Membran dalam kloropas, membran tilakoid ada penerusan dari lapisan fosfolipid bilayer yang diatur menjadi kantung-kantung pipih yang ditumpuk jadi satu. Struktur tumpukan ini dinamakan grana.
a. Reaksi Terang
memerlukan cahaya berlangsung pada bagian grana dalam kloroplas. Reaksi terang merupakan tahapan fotosintesis yang mengubah energi matahari menjadi energi jimia. Cahaya diabsorpsi oleh klorofil dan digunakan untuk membuat energi kimia dalam bentuk ATP dan NADPH. Air dipisahkan menjadi proton (H+ ); elektron dan oksigen selama reaksi berlangsung. Persamaan keseimbangan kimia untuk reaksi cahaya adalah sebagai berikut :
prosesnya meliputi :

klorofil cahaya matahari Klorofil e (aktivasi klorofil)... aktivasi klorofil

H2 O H+ + OH¨ ... fotolisis H2 O

OH¨ + OH H2 O + O2
NADP+ NADPH2

Pembentuk ATP dari ADP dengan mengikat gugus fosfat.
Reaksi : 12 ADP + 12 Pospat ----> 12 ATP.
b. Reaksi Gelap
- Terjadi pada stroma kloroplas
- Reaksi yang dapat (bukan harus) berlangsung dalam gelap, karena enzim-enzim untuk fiksasi CO2 pada stroma kloroplas tidak memerlukan cahaya tetapi membutuhkan ATP dan NADPH yang menghasilkan dari reaksi terang.
- Menggunakan daur Celvin (daur reduksi karbon, daur C-3) yang terdiri atas 3 bagian utama yaitu :
• Korbaksilasi adalah penambahan CO2 ke RuBp (Ribulosa Bi Phospat) membentuk dua molekul APG (asam Phospo gliserat), dengan bantuan enzim korbaksilase.
• Reduksi adalah perubahan gugus karboksil dalam APG menjadi gugus aldehid dalam PGAL (phospo gliserat aldehid)
• Regenerasi adalah pembentukan kembali RuBP yang diperlukan untuk bereaksi dengan CO2, kembali yang berdifusi ke dalam daun melalui stomata.

CO2 + RuBP APG
(Fiksasi CO2 ) ATP, NADPH2,
ADP , NADP
PGAL

Glukosa Amilum
(Polimerasasi produk)
2. Kemosintesis
adalah proses asimilasi karbon yang energinya berasal dari reaksi-reaksi kimia, dan tidak diperlukan klorofil. Umumnya dilakukan oleh mikroorganisme, misalnya bakteri. Organisme disebut kemoautotrof. Bakteri kemoautotrof ini akan mengoksidasi senyawa-senyawa tertentu dan energi yang timbul digunakan untuk asimilasi karbon.

Contoh, bakteri nitrit : Nitrosomonas, Nitrosococcus
2NH3 + 3O2 2 HNO2 + 2H2 O +Energi
contoh, Bakteri nitrat : Nitrobacter
2 HNO2 + O2 2HNO3 + Energi
contoh, Bakteri belerang : Thiobacillus, Bagiatoa
2S + 2H2 O + 3O2